Luis Suarez berhasil menjauhi kontroversi sejak berseragam Barcelona. Sikap dan perilaku Suarez di atas lapangan pun mendapatkan pujian dari pelatih Barca, Luis Enrique.

Sebelum pindah ke Barca, Suarez tercatat beberapa kali berulah di atas lapangan. Saat masih di Ajax Amsterdam, dia pernah menggigit pemain PSV Eindhoven, Otman Bakkal.

Suarez kembali terlibat kontroversi setelah hijrah ke Liverpool. Dia dituduh melakukan pelecehan rasial kepada Patrice Evra dan menggigit tangan Branislav Ivanovic. Dua kejadian itu membuat Suarez dihukum berat.

Suarez juga bikin ulah saat membela timnas Uruguay di Piala Dunia 2014. Dia menggigit pundak Giorgio Chiellini, yang membuatnya terkena skorsing empat bulan.

Skorsing empat bulan itu membuat debut Suarez untuk Barca tertunda. Dia baru terbebas dari hukuman saat musim kompetisi 2014/2015 memasuki akhir Oktober.

Meski awalnya kesulitan, Suarez perlahan-lahan nyetel dengan Barca. Striker berusia 28 tahun itu kini sudah mencetak 21 gol dalam 37 pertandingan dalam seragam Blaugrana.

Tak cuma tajam di depan gawang lawan, Suarez juga tak bikin masalah yang merugikan timnya. Perilakunya di atas lapangan cukup santun.

“Dia pernah membuat kesalahan di atas lapangan, tapi di sini dia tak membuat kesalahan apapun. Saya sangat sadar tentang semua situasi individu para pemain kami, khususnya untuk dia,” ujar Enrique yang dikutip Soccerway.

“Saya memahami cara dia merasakan dan menjalani pertandingan sepakbola. Dia telah menunjukkan pengendalian diri dan kami sangat senang dengan dia,” tuturnya.

“Bukan cuma performanya, tapi juga perilakunya di atas lapangan. Melihat dia membawa dirinya seperti itu menyenangkan untuk semua orang,” kata Enrique.