mugettyiAndy Cole mengaku tak terkejut dengan kesulitan yang dialami Manchester United sepeninggal Sir Alex Ferguson. Menurutnya, MU saat ini tengah melalui sebuah transisi yang berat.

Sir Alex, yang melatih MU sejak 1986, pensiun pada tahun 2013 silam. Pria asal Skotlandia itu sukses menjadikan The Red Devils sebagai salah satu klub terbaik di dunia yang bergelimang trofi juara.

Posisi Sir Alex kemudian digantikan oleh David Moyes. Tapi, di bawah Moyes, MU babak belur dan tak mampu bersaing di Premier League. Posisi ketujuh di klasemen akhir musim lalu adalah cerminan kegagalan Moyes.

Moyes kemudian dipecat dan Louis van Gaal datang sebagai suksesornya. Meski Van Gaal punya catatan sukses di berbagai tim yang dia tangani sebelumnya, dia ternyata tak langsung berhasil mengembalikan MU ke papan atas. Performa MU masih cenderung naik-turun meski saat ini mereka berada di zona empat besar.

Menurut Cole, kehilangan sosok sepenting Sir Alex memang tak mudah bagi MU. Proses transisi pun jadi tak mulus.

“Saya tak terkejut. Ketika Anda punya seorang manajer yang sudah bekerja selama 25 tahun, lalu situasi berubah, hal-hal baru datang, ide-ide yang berbeda. Orang-orang datang dengan ide yang berbeda. Itu sangat berat. Musim lalu sangat berat,” ujar Cole dalam wawancara dengan beberapa media, termasuk detikSport, di Kuningan, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

“Musim ini manajer baru lagi, ide-ide yang baru lagi. Situasi pun jadi berat lagi,” tambah mantan penyerang MU itu.